Info Tarakan – Suasana acara kunjungan kerja Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di Kota Tarakan mendadak heboh. Pasalnya, Amran secara spontan menunjuk seorang pejabat daerah untuk menjadi “Menteri Pertanian dadakan” di hadapan masyarakat dan peserta kegiatan, Jumat (13/9/2025).
Latar Belakang Kunjungan
Amran Sulaiman hadir di Tarakan dalam rangka memantau langsung program pengembangan lumbung pangan di Kalimantan Utara. Dalam kunjungan itu, ia juga berdialog dengan para petani, pelaku usaha pertanian, dan jajaran pemerintah daerah terkait strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.
Acara yang berlangsung di sebuah aula pertemuan itu awalnya berjalan formal. Namun, suasana berubah cair saat Amran mengajak para peserta untuk berpartisipasi aktif menyampaikan ide dan masukan.
Aksi Spontan Amran
Di tengah sesi dialog, Amran tiba-tiba memanggil salah seorang pejabat daerah naik ke panggung. Dengan gaya bercanda namun penuh makna, ia menunjuk pejabat tersebut sebagai “Menteri Pertanian dadakan”.
“Coba bapak kita lantik jadi Mentan dadakan hari ini, biar langsung ikut merasakan bagaimana beratnya tanggung jawab mengurus pangan untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujar Amran yang disambut riuh tepuk tangan para hadirin.
Momen itu pun langsung mencairkan suasana. Pejabat yang dilantik dadakan tersebut sempat terlihat kikuk, namun akhirnya ikut larut dalam candaan sekaligus menyampaikan komitmen untuk mendukung penuh program ketahanan pangan.

Baca juga: Masih Proses Pengerasan, Pengerjaan Jalan TPA Baru di Tarakan
Pesan Tersirat untuk Daerah
Aksi spontan Amran bukan tanpa makna. Menurutnya, simbolik “pelantikan dadakan” itu bertujuan menggugah kesadaran bahwa tanggung jawab menjaga ketersediaan pangan tidak hanya ada di tangan pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah, petani, hingga seluruh lapisan masyarakat.
“Kita semua adalah menteri pertanian di daerah masing-masing. Jangan hanya menunggu pusat, tapi harus bergerak bersama. Kalau semua daerah serius, saya yakin Indonesia bisa jadi lumbung pangan dunia,” tegas Amran.
Disambut Antusias Masyarakat
Momen unik itu membuat para peserta, khususnya petani, semakin bersemangat. Banyak di antara mereka yang merasa bangga karena isu pertanian kembali mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat.
“Ini langkah bagus. Pak Menteri menunjukkan kalau semua orang punya peran penting. Kami petani di Tarakan siap mendukung program ini,” kata seorang petani yang hadir.
Arah Kebijakan Ketahanan Pangan
Dalam kesempatan itu, Amran juga menegaskan bahwa Kalimantan Utara, khususnya Tarakan, memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian modern. Pemerintah berkomitmen memperkuat sarana prasarana, termasuk irigasi, pupuk, hingga akses pasar agar produktivitas petani meningkat.
“Kita tidak boleh kalah dengan negara lain. Dengan kerja keras bersama, Indonesia bisa mandiri pangan bahkan menjadi pengekspor,” tegasnya.
Penutup
Momen “pelantikan menteri dadakan” di Tarakan menjadi salah satu catatan menarik dalam kunjungan kerja Amran Sulaiman. Selain menghadirkan tawa dan kehangatan, momen itu juga membawa pesan kuat: setiap orang punya tanggung jawab untuk menjaga ketersediaan pangan dan memastikan masa depan pertanian Indonesia lebih sejahtera.















